Minggu, 3 Maret 2024

Polri Libatkan Lebih 148 Ribu Personel Amankan Mudik Lebaran

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri saat Rapat KERJA dengan KomIsi III DPR RI di gedung PARLEMEN, Senayan Jakarta, Rabu (12/4/2023). Foto : Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menjelaskan, pihaknya melibatkan lebih 148 ribu personel untuk mengamankan mudik Idul Fitri atau Lebaran 2023.

Ratusan ribu personel dikerahkan, kata Kapolri, karena jumlah pemudik diprediksi meningkat tahun ini atau 123 juta orang dari tahun sebelumnya 86 juta orang.

“Dalam waktu dekat ini kita hadapi adalah mudik Idul Fitri yang dari hasil survei Kemenhub jumlahnya bertambah dari yang awalnya 86 juta menjadi 123 juta. Sehingga tentunya ini juga menjadi perhatian khusus kami, sehingga kami melibatkan 148.884 personel yang akan kami turunkan untuk melaksanakan operasi ini,” ujar Kapolri dalam Rapat Kerja dengan KomIsi III DPR RI, Rabu (12/4/2023).

Sigit menegaskan, personelnya akan bekerja optimal agar tidak terjadi kemacetan yang luar biasa pada mudik Idul Fitri tahun ini.

“Karena apabila kami tidak melaksanakan secara optimal potensi terjadinya kemacetan yang luar biasa tentu akan terjadi,” tegasnya.

Kata dia, operasi ini dilaksanakan selama 14 hari di mana sebelumnya selama 7 hari melaksanakan operasi KRYD atau kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Sigit menjelaskan dalam operasi ketupat ini, pihaknya juga akan menurunkan perwira tinggi (Pati) bintang tiga yang disebar di seluruh wilayah.

“Untuk operasi ketupat sendiri akan kita laksanakan mulai dari 18 April sampai dengan 1 Mei 2023. Kemudian kami juga turunkan seluruh personel-personel kami termasuk pati-pati bintang tiga untuk kita sebar di seluruh wilayah,” jelasnya.

Kapolri mengharapkan bahwa kegiatan operasi ketupat ini bisa dilaksanakan dengan maksimal. Kapolri juga sudah membuat SKB (Surat Keputusan Bersama) untuk mempersiapkan dan melakukan rekayasa jalan.

“Mulai dari kegiatan contra flow sampai dengan one way dan pengaturan penyeberangan di pelabuhan merak dan ciwandan di mana saat ini sudah mulai kita tentukan bahwa untuk Ciwandan digunakan untuk kendaraan roda dua dan roda enam,” kata Kapolri.

“Kemudian juga bagaimana kita mempelajari dan mengevaluasi terkait dengan kegiatan mudik di tahun 2022, wilayah-wilayah yang menjadi sumber kemacetan tentunya kemudian kita evaluasi dan kita lakukan perbaikan. Demikian juga pada saat menerapkan one way dan contra flow yang tentunya juga ini kemudian kita evaluasi sehingga tidak membuat tempat lain khususnya wilayah arteri mengalami kendala ataupun hambatan,” imbuhnya.

Hal Ini , lanjut Sigit, yang saat ini dipersiapkan supaya betul-betul bisa baik, termasuk juga penambahan dan pengaturan, penundaan perjalanan dan rekomendasi untuk penambahan rest-rest area atau area parkir, sehingga bisa menjadi tempat istirahat.(faz/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
29o
Kurs