Minggu, 21 April 2024

Psikiater: Keluarga dan Pemerintah Punya Peran Sama Penting untuk Mencegah Bunuh Diri

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. bunuh diri. Grafis: suarasurabaya.net

Berdasarkan data dari Pusat Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, penindakan kasus bunuh diri selama Januari-Mei 2023 sebanyak 451 dan tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Jumlah penindakan paling banyak terjadi di wilayah Polda Jawa Tengah (Jateng) 174 kasus, Polda Jawa Timur (Jatim) 82 kasus, Polda Bali 42 kasus, Polda Jawa Barat (Jabar) 31 kasus, Polda DI Yogyakarta 22 kasus dan Polda Sumatera Utara (Sumut) 18 kasus.

Kasus bunuh diri terbanyak terjadi di lingkungan perumahan atau permukiman sebesar 74 persen. Kemudian di kebun, sawah dan peternakan sebesar 13,3 persen serta lain-lain sebesar 12,6 persen.

Menanggapi hal ini, dr. Damba Bestari, Sp. KJ psikiater menjabarkan beberapa tanda-tanda orang ingin bunuh diri. Pertama, ketika orang itu tiba-tiba menyebut hidup tak lagi memiliki arti.

Kedua, ketika dia secara tiba-tiba menitipkan barang berharga. Bukan berarti perhiasan, tapi bisa berarti hewan peliharaan yang selama ini disayangi.

Tanda ketiga adalah perubahan penampilan dan mood yang drastis. Misalnya ketika seseorang tiba-tiba tampil berantakan, padahal biasanya selalu necis.

“Pikiran bunuh diri ini adalah suatu kondisi medis. Itu di luar kendali orang itu. Sebab basic instinct orang kan bertahan hidup. Kalau dia ada keinginan untuk mengakhiri hidup, maka itu adalah kondisi medis. Sebab orang yang bunuh diri tidak ingin mati, tapi mengakhiri penderitaan,” bilang Dokter Donna, sapaan akrabnya, dalam program Wawasan Suara Surabaya, Selasa (12/9/2023) pagi.

Alumnus Universitas Airlangga (Unair) ini menambahkan, status sosial, khususnya kondisi finansial, juga bisa berpengaruh. Katanya, negara dengan ekonomi menengah ke bawah menyumbang 70 persen dari angka bunuh diri di dunia.

“Secara global, laki-laki lebih berisiko untuk melakukan bunuh diri yang sifatnya mematikan. Kalau perempuan lebih banyak ke percobaan bunuh diri,” terangnya.

Donna menekankan peran semua pihak untuk untuk menekan angka bunuh diri. Teruntuk pemerintah, Donna berharap BPJS men-cover diagnosos bunuh diri. “Sebab ini permasalahan yang masih belum ketemu solusinya,” ungkapnya.

Selain itu, penyuluhan harus dilakukan secara masif dan lebih luas. Tidak hanya ke generasi muda saja, namun juga ke orang tua atau keluarganya.

“Sebab orang tua atau keluarga punya peran yang sangat penting sebagai support system kepada orang yang ingin bunuh diri,” katanya.

Psikiater di RS Unair ini menyarankan kepada siapapun yang ingin mengakhiri hidupnya, atau ada anggota keluarga yang punya tanda-tanda ingin bunuh diri, untuk segera dibawa ke psikiater atau psikolog.

Apalagi secara banyak cara untuk mengakses psikiater atau psikolog. Bisa bertemu langsung, via chat, atau video call. Kalau masih takut untuk bertemu langsung, bisa chat atau video call terlebih dulu.

“Kita ini manusia, pasti punya masalah. Kita boleh sekali untuk meminta bantuan. Kalau sakit batuk saja minta bantuan ke dokter, kenapa kalau ada masalah psikologis tidak minta bantuan ke profesional juga,” ujarnya.

Donna berharap masyarakat tidak menghakimi kolega, kawan, atau kerabat yang memiliki tanda-tanda bunuh diri. “Mereka harus diterima tanpa syarat dan bawa mereka ke profesional,” jelasnya.

PERINGATAN: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Jika Anda memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Terlebih apabila pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri.

Untuk konsultasi, Anda dapat menghubungi nomor hotline Psikolog Klinis Rumah Sakit Jiwa Menur di 081-3472-753-07 via WhatsApp, setiap Senin-Kamis: 08.00-19.00 dan Jumat: 08.00-13.00 WIB. Atau mengakses layanan Love Inside Sucide Awareness (LISA) Kementerian Kesehatan di Call Center 119 atau hotline 08113855472. (saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Minggu, 21 April 2024
29o
Kurs