Rabu, 17 April 2024

Belum Sejam Dilaporkan Hilang di Radio SS, Suparwoto Ditemukan di Bukit Darmo Surabaya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Suparwoto diapit Dwi dan Tutik keluarganya ketika mengudara di Radio Suara Surabaya pada Sabtu (24/2/2024) sore. Foto: Ika suarasurabaya.net

Suparwoto (66) warga Jalan Kupang Gunung Jaya Surabaya yang dilaporkan hilang oleh keluarganya, berhasil ditemukan oleh pendengar Radio Suara Surabaya pada Sabtu (24/2/2024) sore.

Kabar hilangnya Suparwoto dilaporkan oleh Dias Agus Vina keluarganya pada Sabtu sekitar pukul 15.45 WIB. Pria lanjut usia (lansia) itu disebut meninggalkan rumah pada Sabtu subuh sekitar pukul 03.00 WIB.

“Biasanya memang sering jalan-jalan. Tapi selalu pulang ke rumah. Tiga hari lalu juga pergi dari rumah. Kemudian ditemukan di Banyu Urip,” kata Dias.

Dias menambahkan bahwa Suparwoto dalam kondisi sedikit pikun semenjak cedera kepala karena jatuh di kamar mandi.

Keluarga sudah mencari di Banyu Urip, Jalan Raya Kupang dan sekitarnya. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Dias akhirnya melaporkan kehilangan Suparwoto ke Radio Suara Surabaya.

Kemudian, sekitar pukul 16.36 WIB, Anthony salah satu pendengar Radio Suara Surabaya melihat sosok dengan ciri mirip Suparwoto berjalan di Raya Bukit Darmo, tak jauh dari Suara Surabaya Centre.

“Saya melihat kakek ini sejak Sabtu siang. Jalan ke arah pintu Tol Satelit. Kemudian pada Sabtu sore, saya kembali melihat kakek ini di Jalan Bukit Darmo. Tidak lama kemudian saya dengar Radio SS tentang kabar orang hilang,” cerita Anthony.

Anthony pun berinisiatif untuk mengangkut Suparwoto dan membawanya ke Suara Surabaya Centre. Tak berselang lama, Suparwoto dijemput oleh dua anggota keluarganya, yakni pasangan suami istri Dwi dan Tutik.

“Pokoknya jalan. Suntuk sendirian di rumah. Hanya ingin jalan-jalan,” ungkap Suparwoto ketika mengudara di Radio Suara Surabaya.

Mewakili pihak keluarga, Dwi dan Tutik mengucapkan terima kasih kepada Radio Suara Surabaya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk Radio SS juga kepada Pak Anthony. Bapak memang tidak bisa capek. Kalau capek sedikit pasti pusing,” ujar Dwi. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Rabu, 17 April 2024
29o
Kurs