Jumat, 19 April 2024

Pemerintah Upayakan Ketersediaan Sembako Jelang Ramadan dan Lebaran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi beras premium di Pasar Pucang yang dijual seharga Rp15.000 hingga Rp16.000. Foto: Meilita suarasurabaya.net

Pemerintah berupaya memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang momen Ramadan dan Lebaran.

“Lebaran kan sudah dekat, jadi kami minta supaya sembilan bahan pokok bisa tersedia,” kata Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dilansir Antara, Senin (19/2/2024) tengah malam.

Menurutnya, pemerintah berusaha memastikan ketersediaan sembako untuk mencegah terjadinya lonjakan inflasi.

Sebentar lagi juga akan dilaksanakan survei ekonomi nasional, sehingga barang-barang harus tersedia dan terkendali.

Secara terpisah, Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan melaporkan hasil tinjauannya terhadap stok beras di ritel modern.

Zulkifli mengamati bahwa suplai beras premium di pasar ritel modern mengalami kenaikan harga, sehingga sebagian ritel memilih tidak mengambil persediaan baru karena harga sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Meskipun begitu, Zulkifli mengatakan masih ada juga ritel yang tetap menjual beras di atas HET.

“Memang suplai untuk premium harganya sudah naik jadi sebagian ritel modern tidak ambil karena belinya sudah di atas HET. Tapi masih ada sebagian ritel tetap ambil jualnya di atas HET,” ujar Zulkifli.

Ia menegaskan akan menyelidiki lebih lanjut penyebab kenaikan harga tersebut dan mencari solusi yang tepat.

Sebagai upaya penanggulangan, lanjut Zulkifli, pemerintah memutuskan untuk mempercepat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog.

“Pemerintah mengambil solusi mempercepat beras SPHP dari Bulog. Tadi kita lihat SPHP kan. Itu harganya tentu harga subsidi, dijualnya yang 5 kg itu Rp54.000 sudah ada untung dalam itu,” terangnya.

Namun, penjualan beras SPHP meningkat drastis karena kenaikan harga beras premium. Hal ini menyebabkan cepatnya habisnya persediaan beras SPHP di pasar.

Oleh karena itu, menurut Zulkifli, akan diadakan rapat koordinasi untuk menambah pasokan beras SPHP agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih baik. (ant/man/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 19 April 2024
33o
Kurs