Sabtu, 15 Agustus 2026

Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax Gempa

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Kondisi rumah terdampak gempa di wilayah Bawean, Kabupaten Gresik Jawa Timur, Jumat (22/3/2024). Foto: BNBP Kondisi rumah terdampak gempa di wilayah Bawean, Kabupaten Gresik Jawa Timur, Jumat (22/3/2024). Foto: BNBP

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat tidak terbawa pengaruh apalagi ikut menyebarkan kabar hoaks soal gempa.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya meminta, agar warga tidak bertambah panik dengan dampak gempa.

Menurutnya, Surabaya masih aman karena setiap bangunan tinggi sudah memperhitungkan kekuatan terhadap gempa.

“Saya sampaikan, warga jangan berasumsi dan jangan kita percaya dengan berita-berita itu. InsyaAllah kemarin gempa, tapi setiap RS, bangunan tinggi, sudah memperhitungkan dan memperkirakan, sehingga masih bisa menahan dan (memfungsikan) jalur evakuasi yang ada,” bebernya saat meninjau RS Unair, salah satu bangunan yang terdampak gempa, Sabtu (23/3/2024).

Ia minta warga bisa mitigasi bencana mandiri, dengan mengetahui ciri-ciri gempa dan langsung mengamankan diri.

“Kalau ada gerakan itu, ciri-ciri gempa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Eri menyebut Pemkot akam mengasesmen, menghitung ulang kekuatan bangunan RS di Surabaya dengan menggandeng ahli dan perguruan tinggi.

Penghitungan itu untuk dijadikan evaluasi, penguatan ketahanan bangunan terhadap gempa lain mendatang. (lta/azw/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 15 Agustus 2026
27o
Kurs