Rabu, 24 April 2024

Terminal Purabaya Tambah 300 Armada selama Mudik Lebaran 2024

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Para penumpang bus di Terminal Purabaya Bungurasih, Rabu (3/4/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

M. Badik Kepala Terminal Purabaya Bungurasih menambah 300 armada bus selama periode mudik lebaran 2024.

“Khusus untuk lebaran ini, kemungkinan ada tambahan armada sekitar 250 atau 300-an, itu selama arus mudik dan arus balik,” kata dia  kepada suarasurabaya.net di Kantor Terminal Purabaya, Rabu (3/4/2024).

Total bus yang beroperasi di terminal Purabaya sehari-hari, kata dia, ada sekitar 2000 bus. Sehingga, selama masa mudik bus yang siap digunakan menjadi sekitar 2300-an.

Penambahan jumlah bus tersebut, sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik lebaran 2024 ini.

Apalagi, pihaknya memprediksi akan ada lonjakan penumpang sekitar 50 ribu pemudik, mulai Kamis (4/4/2024) besok.

“Kapasitas penumpang per-hari yang datang maupun berangkat itu kurang lebih sekitar 30 ribu, untuk kondisi normal. Makanya kami prediksi untuk, libur Lebaran tahun ini kemungkinan kenaikan penumpang bisa jadi lebih dari 40 persen,” ujarnya.

Prediksi tersebut, kata dia, dihitung dari adanya libur Lebaran dan libur sekolah, sehingga jumlah liburan menjadi lebih panjang. “Itu salah satu indikator yang kami pakai untuk menentukan lonjakan,” terangnya.

Untuk memastikan kelancaran mudik, pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan disiagakan selama 24 jam di semua titik pos yang ada di Terminal Purabaya selama periode mudik.

Terminal Purabaya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Polresta Sidoarjo, Polsek Waru, Koramil, Babinsa, Pemadam Kebakaran (Damkar), hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan keamanan.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah menyediakan tenaga kesehatan, baik bagi penumpang maupun kru bus yang membutuhkan bantuan medis selama periode mudik lebaran.

“Kami menghimbau, agar para pemudik menjaga kesehatan, dan menjaga barang-barangnya demi keamanan, karena semakin banyak penumpukan orang tentunya ada risiko yang semakin tinggi terjadinya tindak kejahatan. Jadi, masing-masing juga harus bisa menjaga diri,” pungkasnya. (ris/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Rabu, 24 April 2024
29o
Kurs