Senin, 5 Januari 2026

Upacara 17 Agustus di Surabaya Tetap Digelar, Indonesia Raya Diputar di Berbagai Titik saat Detik-Detik Proklamasi

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Pengibaran bendera Merah Putih saat upacara peringatan HUT RI ke-78 di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/8/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia bakal tetap digelar di Balai Kota Surabaya, Sabtu (17/8/2024).

Maria Theresia Ekawati Rahayu Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya menyebut, seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara akan tetap digelar dipimpin Eri Cahyadi Wali Kota.

“Sudah pasti tetap digelar di halaman Taman Surya, jam 07.00 sesuai surat dari Menteri Sekretariat Negara,” ucap Maria dikonfirmasi, Selasa (13/8/2024).

Upacara akan dihadiri seribu warga dengan kostum adat dari berbagai daerah.

“Sudah ada petunjuknya, kostumnya pakaian adat. Jumlah gamu warga kurang lebih seribu orang,” imbuhnya.

Setelah upacara, tepat pukul 10.17 lagu Indonesia Raya akan diputar di semua titik Kota Surabaya. Eri minta warga menghentikan aktivitas tiga menit untuk ikut menghormati detik-detik proklamasi.

Itu tertuang dalam surat edaran (SE) Nomor 400.14.1.1/15070/436.8.6/2024 yang menindaklanjuti surat dari Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) RI Nomor B-40/M/S/TU.00.03/07/2024 tanggal 2 Juli 2024 tentang Hal Penyampaian Tema, Logo, dan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Tahun 2024.

“Selama 3 menit itu, warga diimbau untuk berdiri tegap saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan secara serentak di berbagai lokasi untuk menghormati peringatan detik-detik Proklamasi. Kecuali, menghentikan aktivitas sejenak berlaku bagi setiap orang dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri dan orang lain apabila dihentikan,” imbaunya.

Eri juga minta seluruh instansi di Kota Surabaya, mulai TNI/Polri, kantor pemerintahan hingga swasta untuk memperdengarkan sirine sebelum Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.

“Selain itu juga kepada pengelola restoran, tempat hiburan, pariwisata, sekolah-sekolah, sampai kepada LPMK, RT, RW, di seluruh kecamatan dan kelurahan di Surabaya,” tuturnya. (lta/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Senin, 5 Januari 2026
29o
Kurs