Jumat, 20 Februari 2026

Dirjen Dikti Dorong Perguruan Tinggi Maksimalkan Satgas untuk Cegah Bullying dan Kekerasan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Khairul Munadi Dirjen Dikti Kemendiktisaintek saat menjawab pertanyaan awak media di Surabaya, pada Senin (17/11/2025). Foto: Risky suarasurabaya.net

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mendorong semua perguruan tinggi di Indonesia memaksimalkan satgas untuk mencegah praktik bullying dan kekerasan.

Khairul Munadi Dirjen Dikti Kemendiktisaintek mengatakan, upaya pencegahan kekerasan sudah diatur dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang menekankan seluruh ekosistem kampus berkomitmen dalam menciptakan ruang aman.

“Kita meminta semua perguruan tinggi punya satgas, satuan tugas untuk pencegahan ini (kekerasan dan bullying),” katanya kepada awak media seusai konferensi pers menyambut Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 di Surabaya, Senin (17/11/2025).

Permendikbudristek tahun 2024 itu, kata dia, cakupannya sudah lebih luas, yakni menyasar semua bentuk kekerasan yang terjadi di perguruan tinggi.

“Sebelumnya lebih fokus pada kekerasan seksual, tapi dengan Permendikbudristek yang baru itu sudah mencakup semua kekerasan,” tegasnya.

Dengan langkah itu, pihaknya berharap segala bentuk kekerasan dan bullying di perguruan tinggi bisa dicegah dengan maksimal.

“Ini terus kita siapkan dengan harapan angka kekerasan bisa terus kita tekan,” pungkasnya. (ris/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 20 Februari 2026
29o
Kurs