Senin, 20 Juli 2026

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Dipecat, Diduga Terlibat Pemerasan Penonton DWP

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kombes Pol. Donald Parlaungan Simanjuntak Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ketika meladeni pertanyaan dari awak media. Foto: Antara

Kombes Pol. Donald Parlaungan Simanjuntak Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat atau pemecatan imbas kasus dugaan pemerasan terhadap sejumlah warga negara Malaysia yang dilakukan anggota polisi pada gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP).

Sanksi tersebut dijatuhkan dalam sidang pelanggaran Kode Etik dan Profesi Polri (KEPP) yang berlangsung Selasa (31/12/2024) pukul 11.00 WIB hingga Rabu (1/1/2025) pukul 04.00 WIB.

“Sidang etik untuk tiga orang dengan putusan PTDH untuk direktur narkoba,” ungkap Muhammad Choirul Anam anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dilansir dari Antara.

Dua orang lainnya yang mengikuti sidang tersebut adalah personel dengan jabatan kepala unit (kanit) dan kepala subdirektorat (kasubdit).

Anam mengatakan, personel dengan jabatan kanit juga dijatuhi sanksi pemecatan, tetapi identitasnya tidak diungkapkan. Sementara personel dengan jabatan kasubdit belum dijatuhi putusan.

“Untuk kasubdit belum ada putusan karena diskors dan akan dilanjutkan pada hari Kamis (2/1),” ucapnya.

Atas putusan pemecatan yang dijatuhkan terhadap Donald dan seorang kanit, kedua anggota Polri itu mengajukan banding.

“Kedua orang tersebut yang di-PTDH mengajukan banding,” katanya. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 20 Juli 2026
29o
Kurs