Selasa, 10 Februari 2026

Ponorogo Masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia UNESCO

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Festival Nasional Reog Ponorogo digelar setiap tahun menjadi salah satu wujud pelestarian seni tradisi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Foto: Antara

Kabupaten Ponorogo resmi bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) atau Jaringan Kota Kreatif UNESCO kategori Crafts and Folk Art atau Kriya dan Seni Rakyat.

“Capaian ini menempatkan Ponorogo sejajar dengan 407 kota lain di dunia yang memiliki ekosistem budaya dan kreativitas berkelanjutan,” kata Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo dilansir dari Antara, Sabtu (1/11/2025).

Ia menyebut, penetapan ini menjadi puncak perjalanan panjang masyarakat di daerah dengan sebutan “Bumi Reog” itu, dalam menjaga dan mengembangkan seni tradisi sebagai penggerak ekonomi kreatif daerah.

Ia menjelaskan, dengan masuknya Ponorogo ke Jaringan Kota Kreatif Dunia, daerah tersebut kini memiliki dua pengakuan UNESCO, yakni sebagai pemilik Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage/ICH) dan sebagai kota dengan ekosistem kreatif berbasis tradisi.

“Reog Ponorogo bukan sekadar tarian. Ia adalah sumber inspirasi dan semangat bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif. Pengakuan ini membuka peluang lebih luas bagi kolaborasi internasional dan penguatan sektor budaya,” ujarnya.

Ia mengatakan penilaian UNESCO terhadap Ponorogo didasarkan pada kekuatan ekosistem Reog yang unik dan menyeluruh.

Seni tradisi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mulai dari pembuatan dadak merak, topeng Bujangganong, kostum, hingga perangkat gamelan, semuanya menjadi satu kesatuan ekosistem kreatif yang tumbuh dari tradisi Reog Ponorogo,” katanya. (ant/mas/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 10 Februari 2026
24o
Kurs