Minggu, 8 November 2026

250.000 Orang Ikuti Demonstrasi di Berbagai Wilayah Prancis

Laporan oleh Dimas Ayuna
Bagikan
Bentrokan pecah antara polisi dan pengunjuk rasa yang berujung pada sejumlah penangkapan dalam sebuah demonstrasi di pusat kota Nancy pada Sabtu (7/11/2026) di Nancy, Prancis. A. Foto: Antara-Anadolu Bentrokan pecah antara polisi dan pengunjuk rasa yang berujung pada sejumlah penangkapan dalam sebuah demonstrasi di pusat kota Nancy pada Sabtu (7/11/2026) di Nancy, Prancis. A. Foto: Antara-Anadolu

Sekitar 250.000 orang mengikuti demonstrasi di berbagai wilayah Prancis pada Sabtu (7/11/2026), menurut surat kabar Le Figaro yang mengutip data serikat pekerja kaum muda, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, pemerintah Prancis memperkirakan hingga 170.000 orang akan mengikuti aksi protes menentang kenaikan biaya hidup di seluruh negeri pada Sabtu, termasuk 60.000 orang di Paris.

Aksi protes di Prancis bermula pada pertengahan September, ketika para pelajar sekolah menengah turun ke jalan di sejumlah pinggiran Kota Paris untuk menuntut perbaikan kondisi sekolah.

Aksi tersebut lalu berkembang menjadi demonstrasi massal di berbagai wilayah negara itu.

Sejumlah demonstrasi bahkan berujung ricuh, sehingga pemerintah meningkatkan pengamanan dan menahan ratusan orang.

Demonstrasi terbesar berlangsung secara nasional pada 17 Oktober.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 550.000 orang mengikuti aksi tersebut.

Dalam menangani demonstrasi, aparat keamanan Prancis menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk membubarkan massa. (ant/dim)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Minggu, 8 November 2026
35o
Kurs