Minggu, 8 November 2026

Santiago Peña Mantan Presiden Paraguay Ditahan Usai Dimakzulkan Karena Skandal Bank

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Santiago Peña mantan Presiden Paraguay. Foto: Anadolu

Santiago Peña mantan Presiden Paraguay ditahan setelah dimakzulkan dari jabatannya, akibat dugaan keterlibatan dalam skandal runtuhnya Ueno Bank. Krisis perbankan itu menyebabkan hampir tiga juta nasabah kesulitan mengakses tabungan mereka.

Peña ditangkap pada, Jumat (6/11/2026), tidak lama setelah Senat Paraguay menyetujui pemakzulannya. Dia kemudian ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan penyalahgunaan kepercayaan dan penggunaan jabatan untuk keuntungan pribadi.

Melansir AFP dan Reuters, pengadilan Paraguay pada, Sabtu (7/11/2026), memerintahkan Peña menjalani penahanan selama proses penyidikan. Mantan kepala negara itu ditempatkan di fasilitas militer di ibu kota Asunción.

Pemakzulan Peña mendapat dukungan 44 dari 45 anggota Senat Paraguay, sementara satu anggota tidak hadir. Sejumlah anggota parlemen dari partainya sendiri turut mendukung keputusan tersebut.

Sebelumnya, Peña telah menawarkan pengunduran diri. Namun, parlemen tetap melanjutkan proses pemakzulan atas tuduhan kegagalan menjalankan tugas pemerintahan. Keputusan itu sekaligus membuat Peña kehilangan kekebalan hukum yang sebelumnya melekat pada jabatannya.

Kasus itu bermula dari runtuhnya Ueno Bank, bank digital yang memiliki hubungan dengan kepentingan bisnis Peña. Dia diketahui pernah memiliki saham di perusahaan induk bank tersebut hingga Maret 2025.

Peña diduga menggunakan pengaruh jabatannya untuk mempertahankan penempatan dana publik di Ueno Bank, meskipun lembaga keuangan tersebut menghadapi persoalan.

Dalam proses pemakzulan, dia juga dituduh memiliki konflik kepentingan, memengaruhi pengawasan regulator, serta terlibat dalam dugaan penyalahgunaan dana pensiun. Namun, Peña membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan tidak pernah berniat mengkhianati kepercayaan masyarakat.

“Tidak pernah menjadi niat saya untuk mengkhianati kepercayaan yang telah kalian berikan kepada saya,” kata Peña melalui video yang diunggah di media sosial X miliknya @SantiPenap.

Dia menyebut ketenangan masyarakat yang telah mempercayakan tabungan kepada sistem keuangan Paraguay sebagai prioritasnya.

Sementara itu, keruntuhan Ueno Bank memicu kepanikan setelah hampir tiga juta nasabah kehilangan akses terhadap rekening mereka. Antrean panjang terjadi di sejumlah kantor cabang bank tersebut di Asunción, ketika masyarakat berusaha menarik simpanan mereka.

Krisis kemudian memicu demonstrasi besar di sejumlah wilayah Paraguay. Ribuan warga turun ke jalan menuntut pengembalian uang, bahkan sebagian aksi berujung bentrokan dengan aparat kepolisian.

Bank Sentral Paraguay telah mulai menyalurkan penggantian simpanan melalui skema penjaminan deposito. Namun, sebagian nasabah masih kesulitan memperoleh kembali dana mereka.

Setelah Peña diberhentikan, Pedro Alliana yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Paraguay dilantik menjadi presiden pengganti hingga masa jabatan berakhir pada 2028. Alliana berjanji pemerintah akan memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak keruntuhan Ueno Bank.

“Rakyat yang saat ini mengalami masa sulit akibat keruntuhan keuangan ini akan mendapatkan kompensasi penuh,” ujar Alliana.

Sementara itu, Basilio Núñez Ketua Senat Paraguay menyatakan Peña dimakzulkan karena dinilai gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai presiden.

Rafael Filizzola anggota Senat Paraguay bahkan menyebut perkara itu sebagai salah satu skandal korupsi terbesar dalam sejarah demokrasi negaranya.

Di sisi lain, Ricardo Preda pengacara Peña menolak tuduhan terhadap kliennya. Dia menilai dakwaan tersebut tidak bertanggung jawab dan bermuatan kepentingan politik.

Selain Peña, penyidik juga menahan Carlos Carvallo mantan Gubernur Bank Sentral Paraguay yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. (bil/dim)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Minggu, 8 November 2026
35o
Kurs