Kerja sama itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya Jatim mempercepat transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi. Pihaknya ingin, upaya tersebut bisa meningkatkan keterampilan guru sekaligus mempercepat implementasi AI dalam proses pembelajaran di SMK.
Sementara itu, Wang Chen Vice President of Public Affairs Boke Technology China mengatakan, pelatihan akan dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan AI dalam pembuatan gim, webtoon, novel digital, hingga short drama. Melalui pelatihan itu, peserta yang belum memiliki dasar pengembangan gim sekalipun akan bisa menghasilkan produk digital dalam waktu singkat.
“Setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China. Dari kompetisi tersebut nantinya akan dipilih talenta-talenta terbaik yang berpeluang direkrut industri,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa seluruh materi akan diberikan kepada guru terlebih dahulu sebelum diterapkan kepada murid. Hasil karya murid nantinya akan dipublikasikan melalui platform digital internasional agar memiliki kesempatan dikenal lebih luas.
“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu sekolah di Jatim memiliki materi pembelajaran AI yang terus diperbarui sesuai standar industri internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan kompetisi global bagi para murid,” tukasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

