Jumat, 6 Februari 2026

500 Lebih Mahasiswa Untag Surabaya Terima Beasiswa Pemkot

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot dengan perguruan tinggi negeri dan swasta untuk program beasiswa. Foto: Untag Surabaya

Sebanyak 543 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mendapat beasiswa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Harjo Seputro Rektor Untag Surabaya mengatakan, Untag Surabaya menjadi salah satu perguruan tinggi swasta penerima program beasiswa, seiring dengan komitmen Pemkot dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan tinggi yang diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot dengan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Keterlibatan Untag Surabaya dalam program beasiswa, kata dia, sejalan dengan strategi penguatan peran kampus dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung positioning perguruan tinggi di tingkat internasional.

“Memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan. Kami siap bersinergi dan mendukung penuh program Pemkot Surabaya, khususnya dalam mewujudkan program satu KK satu sarjana,” katanya dalam keterangan, Jumat (6/2/2026).

Melalui kolaborasi strategis antara Pemkot Surabaya dan perguruan tinggi, pihaknya berharap program beasiswa tersebut mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.

“Sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Surabaya dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Internasionalisasi kampus, lanjut dia, diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis global, peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional, serta pengembangan jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan dan industri di tingkat internasional.

Sementara itu, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan kota dan generasi penerus bangsa.

“Kami ingin memastikan setiap keluarga di Surabaya memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Program satu KK satu sarjana adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Kota Surabaya,” ucapnya.

Ia menekankan, keberhasilan program pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi di Surabaya menjadi kunci dalam mewujudkan generasi unggul dan masa depan kota yang lebih maju,” pungkasnya.

Seperti diketahui, program bantuan biaya pendidikan itu merupakan bagian dari misi Wali Kota Surabaya dalam mewujudkan program prioritas Satu KK Satu Sarjana, sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.(ris/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 6 Februari 2026
28o
Kurs