Selain kondisi angin, luas sebaran juga bergantung pada karakteristik erupsi. Tinggi kolom erupsi, lamanya aktivitas erupsi, serta volume material vulkanik yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau turut menentukan sejauh mana abu dapat terbawa.
“Oleh sebab itu arah sebaran abu dapat berubah dalam waktu relatif singkat dan harus diperbarui berdasarkan kondisi meteorologi terkini,” ujarnya dilansir dari Antara.
Badan Geologi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan erupsi.
Lana mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan selalu merujuk pada informasi resmi pemerintah.
Potensi dampak yang lebih luas dapat terjadi apabila kolom erupsi Gunung Anak Krakatau semakin tinggi, aktivitas berlangsung lebih lama, atau arah angin membawa abu menuju kawasan padat penduduk maupun jalur penerbangan.

NOW ON AIR SSFM 100

