Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyebut, pembangunan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny memerlukan anggaran Rp122 miliar yang diambi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Anggaran sebanyak itu, lanjut AHY, dibagi untuk beberapa pembangunan gedung. Antara lain, gedung asrama, ruangan kelas, dan masjid.
“Anggaran untuk renovasi atau pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny ini tadi saya dilaporkan kurang lebih Rp122 miliar, dan ini dibagi untuk beberapa pembangunan gedung tadi,” katanya, saat ditemui awak media, Rabu (24/6/2026).

Gedung asrama, lanjut AHY, bisa menampung total 850-an santri dan ustaz dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah. Kemudian untuk masjid, nantinya bisa menampung 1.200-an jemaah tiap ibadah.
“Dan yang terakhir adalah sejumlah ruang kelas, yang mana tiap kelasnya akan diisi sekitar 30-an santri. Semua bangunan ini dipastikan terintegrasi dengan standar keselamatan yang sudah dihitung dengan cermat dan didukung oleh konsultan yang setiap saat memberikan masukan-masukan secara teknis terkait dengan pembangunan atau renovasi gedung,” jelasnya.
Sebelumnya, AHY menyebut saat ini progres pembangunan gedung baru Ponpes Al-Khoziny sudah berjalan melebihi 50 persen. Dan pada beberapa bulan ke depan, bangunan itu akan memasuki tahap penuntasan.
Dalam pembangunan gedung baru Ponpes Al-Khoziny, AHY juga membuat 67 simbol yang mewakili jumlah syuhadah, yang meninggal dunia dalam peristiwa ambruknya Ponpes Al-Khoziny pada September 2025 lalu.
Dia berpesan agar pihak-pihak yang bertugas dalam pembangunan ponpes ini untuk berkaca pada kasus sebelumnya. Sehingga dalam proses pengerjaan, tidak dilakukan secara sembarangan.(kir/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

