“ASDP terus melakukan penguatan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk mempercepat penanganan kepadatan kendaraan yang masih terjadi,” kata Heru saat dikonfirmasi dari Baubau, Sulawesi Tenggara, Sabtu.
Sebanyak 23 kapal dioperasikan dengan pola layanan hingga delapan trip. Kapal-kapal tersebut melayani dua fasilitas dermaga, yakni 12 kapal melalui Dermaga MB dan sembilan kapal melalui Dermaga LCM.
Selain mengoptimalkan armada yang tersedia, ASDP menerapkan skema tiba-bongkar-berangkat (TBB) untuk menambah kapasitas layanan. Dalam skema tersebut, KMP Karya Maritim II dioperasikan melalui MB IV, sedangkan KMP Trisakti Elfina melayani melalui LCM.
ASDP juga tengah berkoordinasi untuk mendatangkan dua kapal perbantuan tambahan dari luar lintasan. Langkah tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya mempercepat penguraian antrean kendaraan.
Heru mengatakan pihaknya memahami kepadatan di kawasan Pelabuhan Ketapang berdampak terhadap waktu perjalanan masyarakat maupun kelancaran distribusi logistik.

NOW ON AIR SSFM 100

