Mujiono mengatakan, survei dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli dan menggunakan peralatan multibeam agar kondisi di bawah permukaan laut dapat diketahui secara lebih detail.
“Hasilnya akan lebih detail lagi, kemudian menjadi dasar untuk perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) untuk dermaga yang ada di Bulusan ini,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima suarasurabaya.net.
Perbaikan Dermaga Bulusan ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026 dan rampung pada pertengahan Desember.
Target tersebut diharapkan dapat membuat dermaga kembali berfungsi saat periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketika arus kendaraan dan penumpang biasanya meningkat.
“Oktober itu mulai pengerjaan perbaikan dan harapannya pertengahan Desember sudah selesai. Sehingga untuk mengantisipasi Nataru, ini bisa digunakan lagi semaksimal mungkin,” kata Mujiono.












