Selasa, 29 September 2026

Antrean Truk di Pelabuhan Ketapang Capai 10 Km, Polisi Pilah Kendaraan di Terminal Sritanjung

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Sejumlah kendaraan yang mengantre untuk menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Foto: ASDP

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi kembali meningkat pada Selasa (29/9/2026) sore. Ekor antrean truk besar disebut mencapai sekitar 10 kilometer hingga kawasan Paras Putih, Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Ipda Rudi Wicahyono Kanit Turjawali Polresta Banyuwangi mengatakan peningkatan, antrean terutama terjadi pada kendaraan truk besar. Sementara kendaraan kecil dan truk sedang sudah tidak lagi mengantre.

“Memang sempat turun. Tetapi untuk Selasa sore ini sudah mulai ada peningkatan kendaraan, khususnya truk besar. Jadi truk besar ini ada peningkatan ini naik sekarang menjadi sekitar 10 km. Tetapi untuk yang KK (kendaraan kecil) dan TS (truk sedang) ini sudah habis,” kata Rudi saat on air di Radio Suara Surabaya, Selasa sore.

Menurut Rudi, peningkatan antrean truk besar terjadi karena memasuki sore hingga malam hari, ketika kendaraan angkutan barang dari arah Surabaya mulai bergerak menuju Banyuwangi untuk menyeberang ke Bali.

“Rata-rata ini sekarang truk besar. Karena ini mungkin sudah sore ya. Jadi biasanya teman-teman truk besar ini jika menjelang sore ke malam hari, biasanya bergeser dari arah Surabaya menuju ke Banyuwangi,” ujarnya.

Saat ini, ekor antrean berada di sekitar Paras Putih, Bangsring, atau di utara Grand Watu Dodol.

Polisi, lanjut Rudi, melakukan penyekatan atau pemilahan kendaraan di Terminal Sritanjung, sekitar 2,5 kilometer sebelum pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang.

Langkah tersebut dilakukan karena terdapat sejumlah titik penyempitan jalan, termasuk di sekitar jembatan.

Rudi menjelaskan, kendaraan kecil dan truk sedang akan diarahkan menggunakan jalur lingkar untuk menghindari antrean truk besar.

Kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi yang masuk kategori truk sedang maupun kendaraan kecil, akan diarahkan melalui jalur lingkar dan masuk ke kawasan pelabuhan melalui Simpang Tiga Farli.

Sebaliknya, kendaraan dari Banyuwangi yang hendak menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang akan diarahkan langsung melalui Simpang Tiga Farli.

Sementara kendaraan dari Banyuwangi yang hendak menuju Surabaya atau Wongsorejo akan diarahkan melalui jalur lingkar dari arah selatan menuju utara.

Polisi bersama Sat PJR Jatim 5 akan terus melakukan pengaturan situasional. Pemilahan kendaraan dilakukan ketika volume truk sedang dan kendaraan kecil kembali meningkat.

“Jika terlihat ada truk-truk sedang dan KK, akan kami pilah. Selama tidak ada ya kami masih standby,” ujar Rudi.

Untuk menghindari pertemuan arus kendaraan dari dan menuju pelabuhan, polisi juga menerapkan sistem buka-tutup di sejumlah titik, termasuk Simpang Tiga KP3.

Pengaturan tersebut dilakukan agar kendaraan yang keluar dari kapal tidak berpapasan dengan kendaraan yang akan masuk menuju pelabuhan. (saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
28o
Kurs