Setelah tiba di Tanjung Wangi, KMP Jatra I akan memperkuat pelayanan pada lintasan Ketapang-Gilimanuk. Adapun KMP Portlink 0 akan dialihkan untuk melayani lintasan Tanjung Wangi-Lembar melalui Pelabuhan Gili Mas.
Pengaturan tersebut menjadi bagian dari strategi optimalisasi jaringan lintasan ASDP. Dengan pembagian armada tersebut, kapasitas layanan dapat diperkuat sekaligus membantu mengurangi tekanan kendaraan pada lintasan Ketapang-Gilimanuk.
Tingginya mobilitas pengguna jasa tercermin dari volume penyeberangan dalam beberapa hari terakhir. Pada periode 31 Agustus hingga 5 September 2026, sebanyak 7.197 penumpang dan 36.218 kendaraan telah diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang.
Dari arah sebaliknya, sebanyak 4.213 penumpang dan 33.810 kendaraan telah diseberangkan dari Pelabuhan Gilimanuk.
Media Syahrianto General Manager ASDP Cabang Ketapang mengatakan, perusahaan bersama regulator, yakni KSOP dan BPTD, terus mengoptimalkan jumlah kapal yang beroperasi setiap hari. Pola operasi kapal dapat mencapai hingga delapan trip.
“Kami akan terus bekerja di lapangan dan melakukan evaluasi secara berkala agar setiap kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Kami berharap langkah-langkah yang dilakukan ini dapat secara bertahap mempercepat penguraian kepadatan,” jelas Media. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

