Berdasarkan paparan Kementerian ESDM, sebanyak 3.696 SPBU biosolar sudah menyalurkan B50. Sementara 2.716 SPBU dari total 6.412 SPBU biosolar masih menyalurkan B40.
Dari sisi distribusi, sebanyak 44 dari 121 terminal bahan bakar minyak (BBM) Pertamina telah menyalurkan B50 dalam bentuk biosolar. Jumlah itu mencakup fasilitas depot, terminal transit, dan ship to ship di seluruh Indonesia.
Penyaluran B50 tertinggi tercatat di wilayah Jawa bagian barat. Di wilayah ini, tujuh dari tujuh terminal BBM atau 100 persen sudah memfasilitasi penyaluran B50 untuk 942 dari 980 SPBU, atau 96,1 persen.
Wilayah Jawa bagian tengah berada di posisi berikutnya. Sebanyak enam dari enam terminal BBM atau 100 persen sudah menyalurkan B50 untuk 860 dari 904 SPBU, atau 95,1 persen.
Sementara itu, wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mencatat 11 dari 19 terminal BBM atau 58 persen telah memfasilitasi penyaluran B50. Dari sisi SPBU, sebanyak 933 dari 1.272 SPBU di wilayah tersebut sudah menyalurkan B50, atau 73,3 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

