Selain fasilitas pemerintahan, banjir bandang juga berdampak pada sejumlah rumah warga di sekitar kompleks perkantoran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak, untuk mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.
“Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir,” kata dia.
Pemerintah daerah hingga saat ini masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas lainnya yang terdampak. Selain evakuasi, tim gabungan juga dikerahkan untuk membersihkan material yang terbawa arus dan masuk ke kawasan kompleks perkantoran.
Dampak banjir terhadap sejumlah kantor pemerintahan ini turut menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat beberapa di antaranya berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Solok mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok. Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir, longsor, dan aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Warga juga diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.(ant/iss/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

