Dilansir dari Reuters, rencana tersebut mendapat kritik dari serikat pekerja sektor keuangan Australia. NAB menyatakan akan memulai konsultasi dengan Finance Sector Union terkait rencana pengurangan tenaga kerja tersebut.
Nicole McPherson Asisten Sekretaris Nasional Finance Sector Union menilai pemangkasan pekerja tidak akan membuat organisasi menjadi lebih sederhana.
“Memangkas enam persen tenaga kerja di salah satu perusahaan terbesar Australia menjelang Natal merupakan tindakan yang memalukan dan menunjukkan bahwa pimpinan NAB sepenuhnya tidak memahami pengalaman nyata para pekerjanya,” kata McPherson.
Restrukturisasi tersebut diperkirakan menimbulkan biaya sekitar 300 juta dolar Australia sebelum pajak pada 2027. Biaya itu mencakup pesangon, penempatan ulang pekerja, dan perombakan struktur organisasi.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan biaya restrukturisasi sekitar 80 juta dolar Australia sebelum pajak yang dikeluarkan NAB masing-masing pada 2025 dan 2026.
NOW ON AIR SSFM 100

