Bayi berinisial A berusia 24 hari di Surabaya mengalami demam tinggi dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, bayi itu diduga diberi telur mentah oleh neneknya dengan maksud meredakan demam tinggi.
Namun, kondisinya justru memburuk dan berujung meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pagi sekitar pukul 07.10 WIB
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur angkat bicara. Ia menyampaikan duka mendalam atas kepergian balita A setelah diupayakan penanganan medis selama tiga hari.
“Kami sangat berduka karena setelah tiga hari diupayakan penanganan, pasien akhirnya meninggal dunia. Kami memahami kondisi keluarga yang sedang berduka dan memohon agar mereka diberikan waktu untuk beristirahat dan menenangkan diri,” ujar Emil saat ditemui di Gedung Grahadi, Senin (12/10/2026).
NOW ON AIR SSFM 100

