Di SPPG Kalitengah, BBPOM Surabaya melakukan pemeriksaan sejumlah sarana dari peristiwa keracunan. Jika nanti penyebab keracunan itu sudah ditemukan, pihaknya berharap tidak ada kejadian serupa lainnya yang menimpa para siswa.
“Jadi kami bersama dinas terkait menggali informasi lebih lengkap guna menetapkan penyebab peristiwa keracunan. Kami juga ingin pastikan bahwa kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
Sebelumnya, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo menyebut bahwa pihaknya telah mengambil sampel muntahan siswa dan bahan makanan untuk diuji ke laboratorium kesehatan Surabaya.
“Kurang lebih (hasilnya) 1 minggu,” katanya lagi.
Ia menekankan, jika benar hasil lab menunjukkan penyebab dugaan keracunan karena produk olahan MBG, perlu investigasi SPPG soal kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
NOW ON AIR SSFM 100

