Di sisi lain, BNPB tetap menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, terutama di tengah penanganan karhutla di Sumatra dan Kalimantan.
“Tentu tetap kami siagakan, baik itu personel maupun peralatan yang ada di kabupaten/kota di mana wilayah terbakar terjadi,” kata Berton, seperti dilaporkan Antara.
Berton merinci, personel yang disiagakan tersebar di sejumlah provinsi. Kalimantan Tengah menyiagakan 16.387 personel, Kalimantan Barat 14.458 personel, Sumatera Selatan 12.287 personel, dan Kalimantan Selatan 7.927 personel.
Selain personel, peralatan penanganan karhutla juga disiagakan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, serta satuan tugas di tingkat kabupaten dan kota.(ant/ham/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

