Menurut Kunto, Tomiyamichthys oriens memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari spesies lain dalam genus yang sama.
Ikan ini mempunyai lima bercak jingga terang berukuran besar di sepanjang tubuh, bercak kuning kecil pada bagian kepala, serta dua filamen memanjang pada sirip punggung pertama ikan jantan.
Nama “oriens” diambil dari bahasa Latin yang berarti “timur” atau “matahari terbit”. Penamaan tersebut terinspirasi dari warna jingga cerah pada tubuh ikan sekaligus merujuk pada Banyuwangi yang dikenal dengan julukan “The Sunrise of Java”.
“Penamaan spesies ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap lokasi penemuannya. Kami berharap temuan ini dapat menjadi pemicu penelitian lanjutan untuk mengungkap kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang masih sangat besar,” ujarnya dilansir dari Antara.
Sejauh ini, Tomiyamichthys oriens baru diketahui hidup di kawasan pesisir Banyuwangi dengan habitat dasar perairan berpasir. Berdasarkan informasi dari nelayan setempat, ikan tersebut ditemukan di perairan dangkal.

NOW ON AIR SSFM 100

