China merevitalisasi 27.100 kawasan permukiman perkotaan lama jadi lebih hijau dan layak huni. Penghidupan kembali kawasan-kawasan di China sudah digencarkan sejak 2025.
Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan China mencatat anggaran sebesar 133,2 miliar yuan (1 yuan = Rp2.414) atau setara 19,1 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.779) digelontorkan untuk merenovasi kawasan permukiman perkotaan lama. Total ada 4,99 juta rumah tangga yang mendapat manfaat.
Melansir Antara, sepanjang 5.800 kilometer jalur hijau perkotaan dibangun, dan 156.000 kilometer instalasi pipa bawah tanah dibangun atau direnovasi tahun lalu.
Revitalisasi yang mendapat sorotan adalah pemasangan 14.000 lift di bangunan permukiman lama. Lift mempermudah mobilitas sekitar 4,7 penduduk. Ada juga pembangunan lebih dari 4.700 taman kantong (pocket park), ruang rekreasi kecil untuk kawasan perkotaan.
Revitalisasi tidak akan berhenti di 2025, melainkan dilanjutkan sampai 2026. Fokusnya memajukan renovasi kawasan permukiman perkotaan lama, membangun lebih banyak taman kantong, memperluas ruang hijau bersama, serta meningkatkan kualitas lingkungan yang ramah bagi warga lanjut usia (lansia).
Tidak hanya membuat kawasan lebih hijau dan layak huni. Pembangunan kembali kawasan juga dianggap berdampak pada sektor sosial dan ekonomi.
Revitalisasi juga diproyeksikan bakal mengoptimalkan struktur perkotaan, mengubah pendorong pertumbuhan, meningkatkan kualitas hidup, memajukan pembangunan hijau, melestarikan warisan budaya, serta meningkatkan efisiensi tata kelola. (ant/lea/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
