“Dua hari terakhir, Jumat sudah 17 ribu liter kami drop, kemarin 15 ribu liter dan hari ini nol,” kata Satriyo.
Kebakaran pertama kali dilaporkan muncul di kawasan Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo pada Kamis (10/9/2026).
Api kemudian meluas hingga ke arah Jemplang, Kabupaten Malang, pada Sabtu sore sekitar pukul 16.20 WIB.
Angin kencang diduga turut mendorong pergerakan titik api dari wilayah Sabana Pengol menuju Jemplang. Kondisi tersebut membuat petugas meningkatkan pengawasan terhadap area yang berpotensi terdampak.
Penanganan kebakaran melibatkan ratusan personel gabungan. Mereka berasal dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Probolinggo, TNI, Polri, serta relawan. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

