Cuaca panas berpotensi menyengat sejumlah wilayah Jawa Timur pada Kamis (8/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan suhu udara hari ini dapat mencapai 36 derajat Celsius.
Tak hanya suhu tinggi, masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut juga perlu mewaspadai kondisi gelombang. Tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Timur diprakirakan mencapai 3 meter.
Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, suhu udara di Jawa Timur hari ini berada pada kisaran 11 hingga 36 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 33 hingga 100 persen, sedangkan angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
Pada pagi hari, cuaca Jawa Timur diprakirakan cerah dengan peluang hujan sedang di sejumlah wilayah. Memasuki siang hingga sore, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang hujan sedang.
Pada malam hari hingga dini hari, cuaca secara umum diprakirakan cerah dengan peluang hujan ringan.
Artinya, meski suhu udara berpotensi terasa panas pada siang hari, peluang hujan masih ada di sejumlah wilayah Jawa Timur sepanjang hari.
Sementara itu, BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya memprakirakan, di perairan Jawa Timur menunjukkan adanya potensi gelombang yang perlu diperhatikan, terutama di wilayah selatan.
Di Laut Jawa bagian timur, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan angin dominan dari tenggara. Kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam, dengan tinggi gelombang 0,5 hingga 1,2 meter.
Di Selat Madura, cuaca juga diprakirakan cerah berawan. Angin dominan dari timur dengan kecepatan maksimum 28 knot atau sekitar 52 kilometer per jam. Tinggi gelombang diprakirakan 0,8 hingga 1,6 meter.
Sedangkan gelombang tertinggi diprakirakan terjadi di perairan selatan Jawa Timur. Tinggi gelombang berada pada kisaran 1,3 hingga 3 meter.
Di perairan selatan Jatim, angin dominan dari tenggara dengan kecepatan maksimum 24 knot atau sekitar 44 kilometer per jam. Kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca, terutama saat suhu udara meningkat pada siang hari. Masyarakat yang beraktivitas di laut juga diimbau memperhatikan perkembangan cuaca dan tinggi gelombang sebelum melakukan perjalanan.(ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

