Dinas Kesehatan Kota Surabaya menangani 10 korban saat insiden penonton berdesakan memaksa masuk venue konser Denny Caknan dalam rangka Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mal THR, Minggu (5/7/2026) hingga pagar pintu masuk jebol.
Dokter Billy Daniel Messakh Kepala Dinkes Kota Surabaya menyebut, dari 10 orang yang dilarikan ke RSUD Dr. Mohamad Soewandhie, 8 di antaranya sudah dipulangkan.
“Yang 8 itu ada 1 yang sesak tapi memang sering sesak. Yang kedua ada yang stres gara-gara kena copet,” ungkapnya, Senin (6/7/2026).
Rata-rata korban mengalami trauma terinjak bagian tubuh perut dan dada saat kejadian.
“Semalam kita periksa USG, foto, enggak masalah, (lalu boleh) pulang,” imbuhnya.
Namun 2 di antaranya merupakan babhinsa dan petugas pemadam kebakaran mengalami luka berat sehingga masih dirawat dan harus operasi.
F (47 tahun) petugas damkar mengakami patah tulang leher, dan S (42 tahun) Babinsa mengalami patah tulang paha atas kiri.
“Kita ada 2 tim Puskesmas dan 2 tim kepolisian. Kita gerakkan 5 tim lagi dari luar ke sana (venue konser),” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, konser Denny Caknan dalam rangka Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mal THR menjadi pusat kreativitas anak muda di Kota Surabaya pada Minggu (5/7/2026) diwarnai insiden pagar pembatas jebol.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya memastikan, akan mengevaluasi dengan menelusuri penonton yang hadir kemarin apakah bukan warga Surabaya. (lta/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

