“Sementara aman, kita lihat sore ini dan besok pagi karena jam padat,” ungkapnya.
Ia menyebut rekayasa lalu lintas di titik itu bukan hal baru, tapi pengembalian seperti arah semula.
“Jadi, sebenarnya Embong Gayam dan Embong Sawo ini dulunya arahnya ya seperti sekarang ini. Cuma dulu mungkin memang ada kebutuhan apa digeser arahnya, sekarang dikembalikan seperti semula,” ujarnya.
Mengutip laman resmi kominfo.jatimprov.go.id arah itu diubah pada rekayasa lalu lintas tahun 2010 karena mempertimbangkan penguraian kepadatan lalu lintas di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Basuki Rahmat.
Pengalihannya di Jalan Embong Gayam searah dari Jalan Basuki Rahmat ke Jalan Panglima Sudirman, sementara Jalan Embong Sawo dari Jalan Panglima Sudirman ke Jalan Basuki Rahmat. (lta/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

