Jumat, 24 Juli 2026

DPR: Pembelian 12 Jet Tempur Italia Bagian Modernisasi Pertahanan

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Dave Laksono Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Foto: Antara

Dave Laksono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, menilai pembelian 12 pesawat jet latih tempur M-346 dari Italia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melanjutkan modernisasi pertahanan secara bertahap dan berkesinambungan.

Menurutnya, dalam konteks pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara (AU), keberadaan pesawat latih tempur memiliki peran krusial untuk mempersiapkan para penerbang sebelum mengoperasikan pesawat tempur generasi yang lebih modern.

“Penguatan pertahanan tidak hanya dilakukan melalui penambahan alutsista, tetapi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan mengoperasikannya,” kata Dave Laksono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, di Jakarta, seperti dilaporkan Antara, Jumat (24/7/2026).

Dave Laksono menjelaskan, kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) semestinya dipahami sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang menuju terwujudnya postur pertahanan yang semakin kuat dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Menurutnya, setiap pengadaan pada dasarnya dilaksanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional, kesinambungan sistem persenjataan, serta kesiapan personel, sehingga seluruh elemen pertahanan dapat berkembang secara selaras.

BACA JUGA: Kemhan Beli 12 Jet Tempur dari Italia untuk Latihan Penerbang TNI AU

Di sisi lain, ia menilai kerja sama pengadaan alutsista dengan mitra luar negeri juga perlu memberikan manfaat yang lebih luas bagi Indonesia. Ke depan, Dave Laksono berharap pola kerja sama semacam ini dapat membuka ruang bagi transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kemampuan pemeliharaan dan perawatan di dalam negeri, serta perluasan keterlibatan industri pertahanan nasional dalam rantai pasok global.

Karena itu, ia menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah pemerintah dalam terus memperkuat kemampuan pertahanan nasional, melalui pembangunan kekuatan TNI yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.

“Setiap kerja sama pertahanan diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan operasional TNI, tetapi juga memperkuat kapasitas industri pertahanan nasional sebagai bagian dari kepentingan strategis Indonesia,” katanya.

Sebagai konteks, Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebelumnya telah membeli 12 unit jet tempur baru jenis M-346 F Block 20, buatan perusahaan alutsista asal Italia, Leonardo, untuk digunakan sebagai pesawat latihan bagi para penerbang tempur TNI AU.

“Salah satu pertimbangannya adalah memenuhi kebutuhan pelatihan pilot TNI Angkatan Udara sekaligus mendukung kesiapan operasional,” kata Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (24/7).

Rico Ricardo Sirait menjelaskan, pemilihan M-346 F Block 20 didasarkan pada kesesuaian spesifikasi dan kemampuan pesawat dengan doktrin pertahanan udara yang dianut TNI.(ant/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 Juli 2026
28o
Kurs