“Instalasi yang rusak ini cakupannya luas. Skala kerusakannya bisa memengaruhi pasokan air untuk beberapa RT, RW, bahkan lintas kelurahan. Inilah pentingnya duduk bersama dengan PDAM sejak awal perencanaan untuk memetakan titik mana saja yang aman sebelum alat berat diturunkan,” ucapnya.
Maka dari itu, Bahtiyar minta Pemkot Surabaya segera membangun sinergi teknis antara kontraktor pelaksana proyek, pihak kecamatan/kelurahan, dan jajaran direksi PDAM Surya Sembada.
Setiap pekerja lapangan harus mengetahui pega digital jaringan utilitas bawah tanah.
“Harapan kami, program penanganan banjir ini berjalan beriringan dengan perencanaan yang matang. Selain meminimalkan kemacetan lalu lintas akibat penumpukan material galian, jangan sampai ada lagi gangguan pada pasokan air bersih yang merupakan kebutuhan primer warga Surabaya,” tutupnya.(lta/ham/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

