Menanggapi kontroversi tersebut, Tardozzi menegaskan bahwa Marquez tidak melakukan manuver berisiko untuk menjatuhkan lawan.
“Itu kecelakaan balap. Tidak mungkin Marc mengambil risiko dari sisi luar, karena biasanya pembalap yang berada di sisi luar justru berada dalam posisi berbahaya,” ujar Tardozzi dilansir dari laman Crash, Minggu (8/11/2026).
Ia juga menilai Steward telah memeriksa insiden tersebut dengan baik sebelum memutuskan tidak memberikan hukuman.
“Beruntung dia tidak terjatuh. Saya rasa Steward telah memeriksa situasi dengan sangat baik. Jika mereka mengambil keputusan tersebut, menurut saya itu keputusan yang tepat,” lanjutnya.
Marquez sendiri berhasil memenangi Sprint Race MotoGP Qatar 2026. Kemenangan tersebut membuka peluang bagi pembalap Ducati itu untuk mengunci gelar juara dunia musim ini.
NOW ON AIR SSFM 100

