Sementara itu, Ida Widayati Kepala DP3A-PPKB Kota Surabaya mengatakan gerakan tersebut juga menjadi upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan sekaligus meminimalkan fenomena fatherless.
“Selama ini apa-apa ibunya. Sekarang peran ayah harus ditingkatkan dan kedekatan ayah dengan anak juga harus dibangun lagi,” ujarnya.
Menurut Ida, berdasarkan sejumlah kasus yang ditangani DP3A, minimnya keterlibatan ayah dapat memengaruhi kondisi psikologis anak hingga memicu perilaku menyimpang. Oleh karena itu, DP3A bersama Dispendik akan terus memperkuat peran ayah melalui berbagai program parenting.
“Alhamdulillah responsnya baik sekali. Itu menjadi kesempatan bagi kami menyampaikan pesan kepada ayah agar terus menjalin komunikasi dengan anaknya. Nanti akan kami kuatkan lagi melalui parenting, terutama bagi orang tua siswa baru,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

