Empat korban ledakan LPG di salah satu restoran di kawasan Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Haji Surabaya, Selasa (6/10/2026).
Masrur, Kepala Tim Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas) RSUD Haji Surabaya mengatakan, keempat korban terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan.
Korban ledakan tersebut mengalami luka bakar dengan luas antara 13 hingga 18 persen. Luka bakar terjadi di sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah, leher, dan tangan yang membutuhkan penanganan khusus.

“Karena lokasi luka bakar ini di daerah yang berbahaya yaitu wajah, terus leher ya, dan tangan. Ini maka perlu perawatan khusus,” katanya di RSUD Haji, Sukolilo, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026).
Setelah mendapat penanganan awal di IGD, dua korban rencananya akan menjalani perawatan di ICU RSUD Haji Surabaya.
Sementara dua korban lainnya akan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo karena mengalami trauma inhalasi.
Selain empat korban yang dirawat di RSUD Haji, terdapat satu korban lainnya yang sempat dibawa ke IGD rumah sakit tersebut. Namun, korban langsung diarahkan ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, pihak rumah sakit belum dapat memberikan informasi mengenai identitas maupun inisial para korban.(ris/iss/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

