Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengenang mendiang Adi Sutarwijono Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya yang dikebumikan hari ini, Kamis (12/2/2026) sore, meninggalkan banyak warisan.
Menurutnya, semasa menjabat sejak 2019-2024 lalu 2024-2029, Awi sapaan akrabnya banyak meninggalkan warisan khususnya terhadap pembangunan Kota Surabaya.
“Ketika kemiskinan turun, ketika stunting turun, ketika kita melakukan pembangunan di semua kota Surabaya itu adalah legasi pemerintah kota dan DPRD,” katanya, usai pemakaman Awi, Kamis (12/2/2026).
Sumbangsih Awi dalam hal menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menurutnya juga menjaga kestabilan dan kebersamaan DPRD untuk kepentingan rakyat.
“Itulah legasi yang ditinggalkan oleh beliaunya,” tuturnya.

Ia berharap, meski Awi telah pergi, baik pemerintah kota dan DPRD tetap semangat untuk melanjutkan pembangunan Kota Surabaya. Selain itu, juga tetap menebar kebaikan di Kota Pahlawan.
“Maka hari ini saya berharap seluruh pemerintah kota, tim anggaran dan DPRD terus bisa melanjutkan perjuangan Mas Awi untuk kepentingan umat dan menjadikan mengingat kita bahwa kita keputusan apapun yang kita ambil, maka kita akan mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan Yang Maha Esa ketika kita kembali kepada Tuhan kita sendiri,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan orang mengantarkan Dominikus Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya ke peristirahatan terakhirnya, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kamis (12/2/2026) sore.
Selain Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, dari pantauan suarasurabaya.net sejumlah tokoh ikut mengantar Adi Sutarwijono, yakni Armuji Wakil Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mantan Wali Kota Surabaya 2010-2020, Puti Guntur Soekarno Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan.
Selain itu, juga terlihat para wakil ketua DPRD Kota Surabaya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya dan anggota DPRD Kota Surabaya, dan sejumlah politisi Surabaya dan Jawa Timur. (lta/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
