“Kami dari CdM langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Angkutan Udara, termasuk dengan maskapai internasional,” kata Todotua dalam keterangan resminya pada Senin (7/9/2026).
Sebagai langkah cepat, sejumlah atlet kemudian diarahkan menuju Surabaya untuk melanjutkan penerbangan internasional.
“Malam ini kami kirim teman-teman atlet ke Surabaya, kemudian sesuai jadwal mereka terbang ke Singapura dan dilanjutkan ke Nagoya malam ini,” ujarnya.
Todotua mengatakan, situasi penerbangan tersebut menjadi perhatian Tim CdM karena berpotensi memengaruhi mobilitas kontingen dalam beberapa hari ke depan.
Tim CdM terus memantau perkembangan kondisi penerbangan sekaligus menyiapkan sejumlah skenario alternatif untuk memastikan perjalanan atlet dan ofisial tetap berjalan.

NOW ON AIR SSFM 100

