Kamis, 1 Oktober 2026

GSJT Minta Maaf ke Warga Surabaya yang Terdampak Aksi di Jagir Wonokromo

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Supriyono Koordinator GSJT saat diwawancarai awak media di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Rabu (30/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Supriyono mengatakan para sopir membutuhkan kepastian agar dapat mengurus barcode dan memperoleh solar subsidi. Menurut dia, terdapat perbedaan tafsir antara pihak Pertamina dan ketentuan mengenai BBM subsidi yang membuat para sopir kesulitan mendapatkan bahan bakar.

“Minimal kami diberikan kebebasan urus barcode dan dapat subsidi di BBM. Karena memang jomplangan tafsir yang berbeda di Pertamina dengan ketentuan subsidi BBM,” ujarnya.

Sebelumnya, perwakilan GSJT telah melakukan audiensi dengan pihak Pertamina. Namun, menurut Supriyono, Pertamina menyampaikan bahwa persoalan tersebut berada dalam kewenangan BPH Migas.

Karena itu, GSJT meminta Pertamina menghadirkan BPH Migas dalam pertemuan lanjutan agar persoalan dapat dibahas langsung dan tidak saling melempar kewenangan.

Supriyono mengatakan tuntutan tersebut telah disampaikan dalam surat pemberitahuan aksi yang dikirim sekitar sepekan sebelumnya. Ia berharap koordinasi antara Pertamina dan BPH Migas dapat dilakukan sehingga solusi bisa segera ditemukan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
27o
Kurs