Senin, 2 November 2026

Hamas Tuduh Israel Tingkatkan Serangan untuk Gagalkan Kesepakatan Gencatan Senjata

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Serangan pasukan Zionis Israel di Gaza City yang terus terjadi di tengah gencatan senjata. Foto: Anadolu

Kelompok pejuang Hamas menuduh Israel sengaja meningkatkan serangannya ke Jalur Gaza untuk menggagalkan implementasi perjanjian gencatan senjata.

Dalam pernyataannya, Minggu (2/8/2026), kelompok Palestina itu menyebut serangan Israel sejak Minggu pagi telah membunuh lebih dari 18 warga Palestina dan menghapus seluruh anggota sejumlah keluarga.

Melansir laporan Anadolu, Hamas menyebut bombardemen itu sebagai eskalasi yang disengaja oleh pemerintahan Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel, untuk menghambat kesepahaman yang dicapai bersama para mediator, termasuk pemerintahan AS, dalam menyelesaikan pelaksanaan perjanjian gencatan senjata.

Mereka meminta para mediator dan penjamin perjanjian gencatan senjata menjalankan tanggung jawab mereka, mengecam serangan Israel, serta segera menekan Israel agar menghentikan serangan dan mematuhi kesepakatan.

Hamas juga menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang mengarah pada kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Mereka meminta komunitas internasional mengambil langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Senin, 2 November 2026
29o
Kurs