Harga emas naik lebih dari satu persen seiring kecemasaan pasar atas durasi dan eskalasi konflik Timur Tengah. Hal ini menyebabkan permintaan aset lindung nilai meningkat pada perdagangan, Selasa (3/3/2026) pagi, di Comex New York.
Melansir dari Antara, kontrak emas April melambung hingga 62,30 dolar AS (Rp1.052.184) atau 1,17 persen menjadi 5.373,9 dolar AS (Rp90.759.853) per troy ons. Sementara kontrak perak Mei juga turut menguat 1,32 persen ke 90,025 dolar AS (Rp1.520.882.350) per troy ons, mencerminkan arus masuk ke logam mulia.
Ketegangan sendiri meningkat sejak, Sabtu (28/2/2026) lalu, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk ibu kota Teheran. Agresi tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.
Iran merespons dengan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta menargetkan pangkalan militer AS di sejumlah negara Timur Tengah. Tanggapan Teheran ini memperluas risiko konflik regional dan memicu kekhawatiran gangguan stabilitas keamanan.
Lonjakan harga sendiri mencerminkan ketidakpastian dampak ekonomi dan geopolitik dari konflik tersebut, yang mendorong investor memburu safe haven di tengah volatilitas pasar global.(ant/ily/bil/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
