Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan visual untuk menentukan titik api yang menjadi prioritas sebelum helikopter dikerahkan melakukan penyiraman.
Nur Patria Murniawan Kepala BBKSDA Jawa Timur mengatakan, helikopter difokuskan untuk memadamkan dua titik api yang masih berkobar di kawasan hulu.
“Jadi yang mengarah ke jalur pendakian, sama satu lagi yang jelas yang mengarah ke bawah. Jangan sampai api malah turun dan merembet ke Gunung Ranti,” kata Patria.
Menurut Patria, salah satu titik kebakaran berada di kawasan yang cukup panjang dan memiliki arah pergerakan ke bawah. Area tersebut juga memiliki jurang yang dalam sehingga menyulitkan penanganan secara langsung.
Sementara itu, api yang bergerak ke arah atas disebut telah berhenti di sekitar bibir kawah. Meski demikian, kondisi medan di kawasan tersebut cukup kompleks karena terdapat banyak punggung bukit yang menyerupai labirin.

NOW ON AIR SSFM 100

