Kamis, 15 Oktober 2026

IEA Prediksi Pasokan Minyak Solar Global Masih Ketat hingga 2027

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kapal tanker milik Pertamina yang mengangkut minyak mentah berhasil melewati Selat Hormuz. Foto: Antara

Badan Energi Internasional (IEA) memprediksi pasokan minyak solar atau diesel global masih akan ketat hingga 2027. Kondisi ini dipengaruhi gangguan pasokan, terutama akibat konflik di Timur Tengah, yang membuat pemulihan pasar minyak dunia bergantung pada perkembangan situasi di kawasan tersebut.

Melansir Antara, Kamis (15/10/2026), dalam laporan pasar minyak Oktober 2026, IEA mencatat ekspor diesel global turun sekitar 700 ribu barel per hari pada September dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan pasokan tersebut turut menekan pasar bahan bakar, meski harga diesel telah turun dari puncaknya yang sempat melampaui 200 dolar AS per barel (setara sekitar Rp3,58 juta).

Meski mengalami penurunan, harga diesel masih hampir dua kali lipat harga minyak mentah dan mendekati dua kali lipat dibandingkan tingkat sebelum krisis. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap perekonomian dan inflasi, terutama di negara-negara yang bergantung pada impor bahan bakar.

IEA memperkirakan ketatnya pasokan diesel akan berlanjut hingga 2027. Namun, pemulihan pasokan masih sangat bergantung pada perkembangan konflik di Timur Tengah dan kemampuan pasar global untuk kembali menyeimbangkan produksi serta distribusi minyak.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
28o
Kurs