Ke depan, kedua negara ingin memperluas cakupan kemitraan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan.
“Dalam pembahasan hari ini, fokus kami adalah meningkatkan kerja sama yang selama ini ada menjadi kolaborasi yang juga melibatkan industri pertahanan kedua negara,” ujar Tandon di Jakarta pada Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan industri pertahanan India telah memiliki kematangan dan kemampuan teknologi di sejumlah sektor yang dinilai sesuai dengan kebutuhan Indonesia.
Karena itu, kedua negara membahas pembentukan kerangka kerja agar perusahaan-perusahaan pertahanan dapat mulai bekerja sama secara lebih intensif.
Menurut Tandon, pembahasan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari industri perkapalan, sistem persenjataan hingga kerja sama di sektor rudal.

NOW ON AIR SSFM 100

