Senin, 19 Oktober 2026

Iran Tuduh Netanyahu Seret AS ke Perang Baru demi Hindari Hukuman Penjara

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel (kanan) bersama Donald Trump ketika memberikan pernyataan ke awak media di Gedung Putih di Washington pada 28 Januari 2020. Foto: Reuters

Trump memuji kerjasama keduanya dalam menghadapi Iran dan memperingatkan bahwa Washington harus menangani persoalan itu sendiri jika rakyat Israel memilih pemimpin lain.

“Jika Israel memiliki pemimpin yang salah, yakni siapa pun selain Bibi, Amerika harus menangani pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak berniat melakukannya,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, menggunakan nama panggilannya untuk Netanyahu.

Netanyahu telah memimpin pemerintahan Israel sejak akhir 2022. Pemerintahannya dinilai sebagai pemerintahan paling sayap kanan dalam sejarah Israel.

Ia juga tengah menghadapi persidangan di dalam negeri atas sejumlah tuduhan korupsi yang dapat berujung pada hukuman penjara jika terbukti bersalah.

Selain itu, sejak 2024, ia menjadi pihak yang dicari oleh Mahkamah Internasional terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs