Sabtu, 25 April 2026

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Harapan Baru Negosiasi dengan AS

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Seorang wanita berjalan melewati layar digital yang menampilkan berita tentang perundingan perdamaian Amerika Serikat-Iran di sepanjang jalan di Islamabad, Pakistan pada 10 April 2026. Foto: AFP

Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran tiba di Islamabad, Pakistan pada Jumat (24/4/2026) untuk membahas peluang menghidupkan kembali perundingan damai dengan Amerika Serikat.

Setibanya di Islamabad, Araghchi langsung menggelar pertemuan dengan Ishaq Dar Menlu Pakistan. Pemerintah Pakistan mengonfirmasi kehadirannya, dengan pengamanan ketat terlihat di sejumlah titik ibu kota.

Upaya mediasi juga mendapat dukungan dari Tamim bin Hamad Al Thani yang menyatakan kesiapan negaranya membantu proses diplomasi, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Qatar.

Araghchi menyatakan kunjungannya ke Pakistan merupakan bagian dari tur diplomatik yang juga mencakup Oman dan Rusia untuk membahas isu bilateral serta perkembangan kawasan. Ia menegaskan bahwa konsultasi ini mencakup upaya terbaru mengakhiri konflik.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan bahwa Iran masih memiliki peluang mencapai kesepakatan.

“Iran tahu mereka masih memiliki kesempatan untuk memilih langkah yang tepat. Mereka hanya perlu menghentikan program senjata nuklir secara nyata dan dapat diverifikasi,” ujarnya dilansir dari Reuters.

Sementara itu, Donald Trump Presiden Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Iran tengah menyiapkan proposal yang diharapkan dapat memenuhi tuntutan Washington.

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci isi tawaran tersebut. “Kami berurusan dengan pihak yang saat ini berkuasa,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Meski demikian, sinyal dari Teheran menunjukkan pendekatan yang lebih berhati-hati.

Esmail Baqaei juru bicara Kemlu Iran menegaskan, tidak ada rencana pertemuan langsung dengan delegasi Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa posisi Iran akan disampaikan melalui Pakistan sebagai mediator.

Di sisi lain, Gedung Putih tetap melanjutkan upaya diplomasi. Karoline Leavitt juru bicara Gedung Putih mengatakan Steve Witkoff utusan khusus AS dan Jared Kushner penasihat senior sekaligus menantu Trump, dijadwalkan menuju Islamabad untuk membuka jalur komunikasi.

Sedangkan JD Vance Wakil Presiden AS disebut dalam posisi siaga untuk bergabung jika pembicaraan menunjukkan kemajuan. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Sabtu, 25 April 2026
32o
Kurs