Senin, 12 Oktober 2026

Jampidsus Minta Audit Menyeluruh Dugaan Pengadaan Batu Bara PLTU Terkait Blackout

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Febrie Adriansyah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Lea Citra suarasurabaya.net

Febrie Adriansyah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menyarankan dilakukan audit menyeluruh apabila penyidikan dugaan blackout listrik di Sumatera berkaitan dengan pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Febrie mengaku belum mengetahui keterkaitan dirinya dengan perkara yang tengah diselidiki Polri tersebut dan memilih menunggu penjelasan resmi dari penyidik.

“Saya juga tidak paham ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu proses bagaimana rekan-rekan penyidik menyampaikan apa masalahnya, keterkaitan blackout tersebut,” ujar Febrie di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Namun, apabila perkara tersebut berkaitan dengan pengadaan batu bara untuk PLTU, menurut Febrie langkah awal yang perlu dilakukan adalah audit secara menyeluruh.

“Kalau itu masalahnya, menurut saya sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara keseluruhan, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas yang masuk, transaksi pembeliannya, dan prosedur pengadaannya, sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana,” katanya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Surabaya
Senin, 12 Oktober 2026
34o
Kurs