“Kami bersyukur ikhtiar yang kita lakukan membawa hasil positif. Kami membedah gagasan dan laporan para pelajar satu per satu, memperkuat bagian yang kurang, serta melatih mereka agar mampu mempresentasikan inovasinya secara mantap di hadapan juri,” katanya, Senin (19/10/2026).
Selain pemantapan materi, pemusatan latihan atau training center juga dilakukan untuk memperkuat kesiapan mental dan psikologis murid agar mampu tampil percaya diri saat berkompetisi.
Ia mengatakan, FIKSI 2026 menekankan integrasi tiga bidang utama, yakni ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital.
Ketiga bidang tersebut menjadi landasan bagi pelajar untuk mengembangkan inovasi usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.
“Wirausahawan masa depan bukan hanya mereka yang mampu mencetak profit, tetapi juga mereka yang menghadirkan solusi konkret atas permasalahan sosial dan ekologi. Melalui ajang ini, kita melahirkan profil Pelajar Pancasila yang memiliki jiwa sociopreneur tangguh, etis, dan berwawasan global,” jelasnya.
NOW ON AIR SSFM 100

