Prestasi itu menurutnya, juga sejalan dengan komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat pembinaan kewirausahaan di lingkungan pendidikan, termasuk melalui program Double Track dan pengembangan SMK berbasis industri.
“Kita tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga inovator muda yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, mandiri secara ekonomi, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jabarnya.
Seperti diketahui, dengan raihan enam medali emas, Jatim menempati posisi teratas klasemen akhir FIKSI 2026. DKI Jakarta berada di peringkat kedua dengan tujuh medali, terdiri dari lima emas dan dua perunggu.
Sementara itu, DI Yogyakarta menempati peringkat ketiga dengan 11 medali, yakni tiga emas, empat perak, dan empat perunggu.
Posisi keempat ditempati Jawa Tengah dengan enam medali, terdiri dari satu emas, tiga perak, dan dua perunggu. Sedangkan Jawa Barat berada di peringkat kelima dengan empat medali, yakni satu emas, dua perak, dan satu perunggu. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

